Bulan: September 2017

Memilih dan mengkonsumsi buah yang aman untuk penyintas AutoImun

Benarkah semua buah dan sayuran sehat dikonsumsi penyintas AI? Ternyata jawaban sederhananya adalah TIDAK. Peradangan di dalam tubuh yang menjadi akar masalah penyakit AI seringkali bisa dipicu apabila kita memakan makananan yang kurang tepat, salah satunya buah-buahan atau sayur-sayuran tertentu. Mari kita lebih mengenal prinsip-prinsip memilih buah dan sayuran yang sehat untuk penyintas AI.

Lanjutkan membaca “Memilih dan mengkonsumsi buah yang aman untuk penyintas AutoImun”

Terapi gaya hidup untuk Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang dikarakteristikkan oleh dua gejala paling umum Рmata kering dan mulut kering. Kondisinya jauh lebih umum pada wanita. Pengobatan berfokus pada menghilangkan gejala dan banyak gejala Sindrom Sjogren berespons dengan baik terhadap tindakan perawatan mandiri.

Lanjutkan membaca “Terapi gaya hidup untuk Sindrom Sjogren”

Bagaimana dokter mengobati Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang dikarakteristikkan oleh dua gejala paling umum – mata kering dan mulut kering. Meskipun Anda dapat menderita Sindrom Sjogren pada usia berapapun, kebanyakan orang berusia di atas 40 tahun pada saat diagnosis. Kondisinya jauh lebih umum pada wanita. Pengobatan berfokus pada menghilangkan gejala.

Lanjutkan membaca “Bagaimana dokter mengobati Sindrom Sjogren”

Bagaimana dokter mendiagnosis Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang dikarakteristikkan oleh dua gejala paling umum – mata kering dan mulut kering. Kondisi ini sering menyertai gangguan sistem kekebalan tubuh lainnya, seperti RA dan lupus. Pada Sindrom Sjogren, selaput lendir dan kelenjar yang mengeluarkan cairan di mata dan mulut Anda biasanya terkena dampak pertama – mengakibatkan penurunan air mata dan air liur.

Lanjutkan membaca “Bagaimana dokter mendiagnosis Sindrom Sjogren”

Mari mengenal Bagaimana Hidup dengan Rheumatoid Arthritis dan Melindungi Sendi Anda

Penting untuk tetap aktif sebagian besar waktu, tapi terkadang mengurangi aktivitas saat penyakit kambuh. Secara umum, istirahat sangat membantu bila sendi meradang, atau saat Anda merasa lelah. Pada saat-saat seperti ini, lakukan latihan gerak-gerik yang ringan, seperti peregangan. Ini akan menjaga fleksibilitas keseluruhan. Bila Anda merasa lebih baik, pasien RA dianjurkan untuk melakukan latihan aerobik low impact, seperti berjalan kaki, dan latihan untuk meningkatkan kekuatan otot. Ini akan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan dan menurunkan tekanan pada persendian Anda. Untuk contoh-contoh olahraga yang dapat anda lakukan bacalah di sini.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal Bagaimana Hidup dengan Rheumatoid Arthritis dan Melindungi Sendi Anda”

Mari mengenal Bagaimana Dokter Mendiagnosis dan Mengobati Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis berbeda dengan osteoartritis, arthritis umum yang sering datang dengan usia lebih tua. RA dapat mempengaruhi bagian tubuh selain persendian, seperti mata, mulut dan paru-paru. RA adalah penyakit autoimun, yang berarti arthritis disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh Anda yang menyerang jaringan tubuh sendiri. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan rheumatoid arthritis. Gen, lingkungan, dan hormon mungkin berkontribusi. Perawatan meliputi obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan pembedahan. Ini bisa memperlambat atau menghentikan kerusakan sendi dan mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal Bagaimana Dokter Mendiagnosis dan Mengobati Rheumatoid Arthritis”

Mari mengenal Penyebab dan Faktor Risiko terjadinya Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis (RA) adalah bentuk arthritis yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, kaku dan kehilangan fungsi di persendian Anda. Kondisi ini dapat mempengaruhi semua sendi tapi umumnya mengenai pergelangan tangan dan jari. Lebih banyak wanita dibanding pria yang menderita RA. Rheumatoid arthritis sering dimulai pada usia paruh baya dan paling sering terjadi pada orang tua. Anda mungkin memiliki penyakit ini hanya dalam waktu singkat, atau gejala mungkin datang dan pergi. Bentuk parah bisa bertahan seumur hidup.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal Penyebab dan Faktor Risiko terjadinya Rheumatoid Arthritis”