Artikel Edukasi

Memilih dan mengkonsumsi buah yang aman untuk penyintas AutoImun

Benarkah semua buah dan sayuran sehat dikonsumsi penyintas AI? Ternyata jawaban sederhananya adalah TIDAK. Peradangan di dalam tubuh yang menjadi akar masalah penyakit AI seringkali bisa dipicu apabila kita memakan makananan yang kurang tepat, salah satunya buah-buahan atau sayur-sayuran tertentu. Mari kita lebih mengenal prinsip-prinsip memilih buah dan sayuran yang sehat untuk penyintas AI.

Hindari mengkonsumsi fruktosa (gula buah) terlalu banyak

Banyak studi yang sudah menunjukkan bahwa gula yang terlalu tinggi tidak baik untuk peradangan di dalam tubuh. Peningkatan kadar gula tiba-tiba akan membuat stress oksidatif berlebihan dan pada akhirnya memicu terjadinya pembentukan kompleks imun pada penyintas AI. Hindari makan buah-buahan yang sudah di proses atau dikeringkan, karena biasanya buah-buahan seperti ini tinggi kadar gula. Buah-buahan dengan kadar glikemik tinggi juga harus dihindari seperti pisang, buah kalengan, buah kering, mangga, nanas, kismis dan semangka. Konsumsi buah-buahan seperti apel, aprikot, alpukat, buah beri, ceri, jeruk bali, lemon, jeruk, buah persik, pir dan plum. Pastikan buah-buahan anda bebas dari pestisida dan bahan kimia lainnya, sebisa mungkin tanam sendiri atau beli organik. Jangan lupa terlalu banyak buah juga tidak baik, batasi 2-5 porsi buah per hari, utamakan sebagai pencuci mulut setelah makan. Kalau mau dimakan sebagai snack lengkapi dengan lemak bermutu tinggi seperti santan kental (tanpa gula tentunya).

Hindari mengkonsumsi bahan kimia dalam bentuk apapun

Bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan sudah jelas menyebabkan banyak gangguan di dalam tubuh, mulai dari peradangan, gangguan hormonal sampai menyebabkan terjadinya kanker. Namun seringkali kita secara tidak sadar menggunakannya sehari-hari, mulai dari bumbu masak sampai pestisida dan antibiotik yang digunakan dalam bahan pangan sehari-hari kita. Sulit untuk menghindari sepenuhnya, tapi usahakan menanam sendiri, beli organik dan makan-makanan utuh (bukan yang sudah diproses). Hindari juga menggunakan pemanis buatan, makanan dan minuman siap saji meskipun ada kata-kata suplemen makanan sehat di kemasannya.

Pilih buah sesuai musimnya

Dengan pertanian modern dan toko buah besar seringkali kita mudah mendapatkan buah-buahan yang kita mau, namun tanpa kita sadari kandungan nutrisi buah-buahan tersebut tidak seoptimal kalau kita mengkonsumsi buah-buahan sesuai musimnya. Terlebih lagi untuk menanam buah-buahan tidak sesuai musim pastinya dibutuhkan pupuk modifikasi dalam jumlah lebih banyak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s