Mari mengenal lebih jauh: Bagaimana kita mendiagnosis Lupus

Lupus bisa sulit dideteksi karena merupakan penyakit kompleks yang memiliki banyak gejala, dan bisa terjadi perlahan. Sebagai ahli dalam mendiagnosis dan mengobati penyakit autoimun seperti lupus, dokter spesialis dapat menentukan apakah pasien memiliki lupus dan memberi tahu mereka tentang pilihan pengobatan.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh: Bagaimana kita mendiagnosis Lupus”

Mari mengenal lebih jauh: Keterlibatan Organ dan Komplikasi Lupus

Lupus merupakan penyakit kronik dan kompleks, peradangan yang terjadi dapat mempengaruhi berbagai macam sistem organ di dalam tubuh anda serta menyebabkan beberapa komplikasi terkait. Penting mengetahui apa saja yang dapat disebabkan oleh lupus sehingga anda dapat bersiap menghadapi dan bersahabat dengannya.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh: Keterlibatan Organ dan Komplikasi Lupus”

Mari mengenal lebih jauh: Pencetus dan Faktor Risiko Lupus

Kemungkinan lupus berasal dari kombinasi genetika dan paparan lingkungan. Tampaknya orang dengan bakat turunan lupus dapat mengembangkan penyakit ini ketika mereka berhubungan dengan sesuatu di lingkungan yang dapat memicu lupus. Penyebab lupus dalam banyak kasus, bagaimanapun, tidak diketahui.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh: Pencetus dan Faktor Risiko Lupus”

Mari mengenal lebih jauh: Tanda dan Gejala Lupus

Tidak ada dua kasus lupus yang persis sama. Tanda dan gejala dapat terjadi secara tiba-tiba atau berkembang perlahan, mungkin ringan atau berat, dan mungkin bersifat sementara atau permanen. Kebanyakan penderita lupus memiliki penyakit ringan yang ditandai dengan episode – disebut flare – saat tanda dan gejala memburuk untuk sementara, kemudian membaik atau bahkan hilang sama sekali untuk sementara waktu.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh: Tanda dan Gejala Lupus”

Mari mengenal lebih jauh: Autoimmune Hemolytic Anemia

Apakah itu Autoimmune Hemolytic Anemia (AIHA)?

Anemia hemolitik autoimun adalah kelompok gangguan langka yang dapat terjadi pada usia berapapun. Kelainan ini mempengaruhi wanita lebih sering daripada pria. Sekitar separuh penyebab anemia hemolitik autoimun tidak dapat ditentukan (anemia hemolitik autoimun idiopatik). Anemia hemolitik autoimun juga dapat disebabkan oleh atau terjadi pada kelainan lain, seperti lupus eritematosus sistemik (lupus), dan jarang terjadi penggunaan obat-obatan tertentu, seperti penisilin.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh: Autoimmune Hemolytic Anemia”